Bali is so hot..hot..hot..

November 1, 2009

Beberapa hari ini suhu udara di pulau Bali sangat panas. Kadang AC ga mempan..ada yang tau sebabnya ngga? Why Bali is hot..hot..hot…


Info Kerja di Bali

October 31, 2009

Buat teman-teman yang membutuhkan informasi lowongan kerja di Bali, bisa menggunakan website ini sebagai referensi. Coba cek www.karirbali.com

Website ini menawarkan informasi yang cukup lengkap tentang lowongan kerja di Bali baik di hotel, villa, spa, restaurant, kapal pesiar dan sebagainya. So, pasti akan bermanfaat buat yang lagi nyari info kerja online.

Jadi tunggu apalagi, just log on to www.karirbali.com


Download Lirik Lagu Bali, Mp3 dan Vidoe Klip

June 18, 2009

Untuk Anda pencinta lagu-lagu Bali, kini tidak perlu lagi pusing-pusing di mana mencari lirik lagu favorit Anda. Tembang Bali dot com, melalui website www.tembangbali.com, memberikan informasi mengenai download lirik-lirik lagu Bali, Mp3, Video Klip Lagu Bali dan semua info mengenai artis Bali.

Anda dapat juga menyumbangkan lirik-lirik lagu favorit dan yang belum ada di list website Tembang Bali. Jadinya website ini akan semakin lengkap dan bisa menjadi referensi mencari informasi mengenai lagu Bali.

So, ingat Lagu Bali, ingat www.tembangbali.com


Booking Bali Hai Cruises di NusaLembongancruise.com

June 18, 2009

Kalau Anda sudah pernah mencoba paket Quicksilver Cruise Bali dengan tujuan pulau Nusa Penida, perlu juga coba cruise yang satu ini dengan tujuan ke pulau Nusa Lembongan. Bersama Bali Hai Cruises, kita akan menikmati indahnya alam Nusa lembongan yang berada di luar pulau Bali.

Start awal dimulai dari pelabuhan Benoa, dengan kapal Bali Hai Cruise kita akan menuju Nusa Lembongan. Berbagai aktifitas bisa dinikmati di pontoon dan Nusa Lembongan.

Yang spesial dari paket  Bali Hai adalah satu-satunya cruise atau kapal pesiar provider yang memiliki Beach CLub. Fasilitas Beach Club nya seperti hotel atau villa yang berada di depan pantai. fasilitas yang bisa digunakan adalah volleyball court, kolam renang, lazy chairs dan tempat bersantai di beach club. Itu yang bikin Bali Hai OK dan beda dari provider yang lainnya.

Untuk pemesanan paket Bali Hai Cruise, pesan aja melalui www.nusalembongancruise.com. Oh ya pemesanan melalui agent akan jauh lebih murah ketimbang langsung ke Bali Hai. Ingat ya…


Bali RC : Rent Car di Bali

May 23, 2009

Anda membutuhkan jasa penyewaan mobil resmi di Bali? Anda membutuhkan penyewaan mobil yang mengedepankan pelayanan profesional dan bersahabat? Anda membutuhkan pelayanan yang tepat waktu alias terhindar dari jam karet.

Jika Anda membutuhkan layanan sewa mobil dan driver di Bali dengan jaminan servis seperti itu, bisa mencoba jasa layanan Rent Car CV. Bali RC Berjaya.

Rent car yang satu ini lokasinya sangat dekat dengan airport, yaitu di kawasan Kubu Anyar, Kuta, sekitar 10 menit dari Bandara Ngurah Rai Bali.

Bali RC juga menyediakan berbagai kendaraan seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki APV, Suzuki Karimun, Suzuki Jimny, Toyota Innova, Kia Travelo, Isuzu ELf, Mini bus dengan berbagai jumlah seat, sewa sepeda motor dan juga paket-paket tour yang bisa Anda pilih.

Jadi kalau perlu layanan sewa mobil di Bali dengan harga kompetitif juga, log on saja ke website Bali RC, www.balirc.com


Festival ‘BIF 2009′ Gemakan Kembali Borobudur Sebagai Keajaiban dan Warisan Budaya Dunia

May 9, 2009

Pemprov Jawa Tengah bersama pelaku bisnis pariwisata akan menggelar ‘Borobudur International Festival (BIF) 2009′ di kawasan wisata Candi Borobudur, Magelang, Jateng pada 16-20 Juli 2009. Kegiatan festival seni budaya dan pemeran TTI (Tourism, Trade and Investment) yang difasilitasi Depbudpar ini menurut rencana akan dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Festival yang akan dihadiri 15 negara ini menjadi ajang untuk mempromosikan kepariwisataan Indonesia,  khususnya pariwisata Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta sekaligus menggemakan kembali keajaiban Borobudur yang oleh UNESCO ditetapkan sebagai warisan budaya dunia (World Heritage).  BIF 2009 merupakan bagian dari rangkaian program Visit Indonesia Year (VIY) 2009 yang memfokuskan pada MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) dan Marine Tourism.

Menurut panitia penyelenggara, selama lima hari berlangsungnya festival BIF 2009 ditampilkan serangkaian kegiatan antara lain pertunjukan seni budaya, pemeran dan travel mart, serta seminar internasional. Untuk kegiatan travel mart  yang dikemas dalam Borobudur Travel Mart akan dihadiri buyers dari 15 negara, mereka akan bertemu dengan para sellers dari 32 provinsi di tanah air yang menawarkan paket wisata menarik di Indonesia  termasuk paket wisata ke Candi Borobudur. Untuk kegiatan seminar yang mengangkat tema “Discussing a World Wonder” akan membahas masalah warisan budaya dunia dan peranan pariwisata dengan menghadirkan para pakar budaya dan praktisi pariwisata.

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Ir. Jero Wacik, SE mengatakan, masyarakat Indonesia harus tetap menganggap Borobudur sebagai keajaiban dunia karena itu punya kesejarahan dan kompleksitas arsitektur yang luar biasa di mana oleh UNESCO ditetapkan menjadi warisan dunia (World Heritage). “Melalui kegiatan BIF 2009 kita ingin kembali menggemakan Borobudur ke seluruh dunia dan masyarakat Indonesia pada umumnya, karena belum semua masyarakat Indonesia mengunjungi Borobudur,” kata Menbudpar Jero Wacik dalam jumpa pers sehubungan akan digelar BIF 2009 di Balairung Gedung Sapta Pesona Jakarta, Rabu malam (6/5).

Sebanyak 15 negara yang akan hadir dalam BIF 2009 yakni Kamboja, Thailand, Laos, Vietnam, Myanmar, Cina, Queensland, Korea, Jerman, Singapura, Malaysia, Jepang, AS, Belgia, dan India. Tahun 2007 jumlah kunjungan wisman ke Borobudur sebanyak 299.443 orang, sedangkan wisnus 1,68 juta orang. Wisatawan yang berkunjung ke Borobudur sebagian besar menggunakan paket kunjungan Borobudur-Prambanan-Kraton Yogyakarta dan Dieng. (Pusformas/budpar.go.id)


Depbudpar Gelar Trail of Civilization 2009 di Borobudur

May 9, 2009

Budpar.go.id – Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) kembali menyelenggarakan kegiatan Jejak-jejak Peradaban (Trail of Civilization) di kawasan wisata budaya Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah pada 9 Mei 2009 yang  bertepatan dengan perayaan Hari Waisak tahun 2553.

Menurut rencana Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan menghadiri atraksi budaya Trail of Civilization 2009 tersebut yang akan disemarakkan dengan sendra tari hasil kolaborasi para seniman dari enam negara deklarator Borobudur  (Indonesia, Vietnam, Kamboja, Myanmar, Laos, dan Thailand). Sendra tari Trail of Civilization 2009 yang mengusung tema Tilakkhana ini merupakan pesan moral dari Siddhartha Gautama dengan skenario yang disusun oleh Suhu Viryaguna.

Terkait dengan acara tersebut, juga diselenggarakan kegiatan roundtable discussions  yang melibatkan para pakar pariwisata budaya dari enam negara deklarator Borobudur dan negara sahabat lainnya untuk membahas kerjasama yang lebih konkrit bidang pariwisata budaya. Pertemuan dalam roundtable discussions itu juga dimaksudkan untuk memperkuat kerjasama dalam melestarikan warisan peradaban dan membangun koridor peradaban dalam upaya menjaga perdamaian dan persahabatn antar bangsa.

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Ir.Jero Wacik, SE menyatakan warisan peradaban tersebut perlu diangkat ke permukaan agar dunia mengetahui bahwa keenam negara anggota ASEAN itu memiliki jejak-jejak peradaban yang relatif sama dan perlu dikunjungi wisatawan regional maupun dunia.

Acara Trail of Civilization 2009 akan dihadiri para delegasi dari 14 negara (ASEAN, Jepang, Korea, China, India, dan Srilangka), kalangan duta besar negara sahabat, pakar pariwisata budaya (cultural heritage tourism expert), serta seniman dalam tim tari dari 5 negara deklarator Borobudur.

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata dari Indonesia, Vietnam, Kamboja, Myanmar, Laos, dan Thailand telah menandatangani Borobudur Declaration dan Borobudur Plan of Actions tahun 2006 di Yogyakarta. Enam negara ini mempunyai objek peninggalan sejarah dan kebudayaan Buddha yang menyerupai seperti Borobudur (Indonesia) , Luang Prabang (Laos), Angkor Watt (Kamboja), Ayuthaya (Thailand), Kwe, dan Bagan (Myanmar), dan Ocoe (Vietnam). (Pusformas)


Sidak di Kerobokan Kelod 651 Warga Pendatang Terjaring

April 17, 2009

Sebanyak 651 orang penduduk pendatang terjaring dalam sidak kependudukan yang digelar Satpol PP Badung bersama aparat Desa Kerobokan Kelod, Kamis (16/4) kemarin. Dari 651 orang yang terjaring tersebut, 24 orang di antaranya kedapatan tanpa identitas. Sementara 458 orang tidak memiliki KIP dan 196 orang lainnya tidak mengantongi STPPTS.

Lurah Kerobokan Kelod I Gede Arta mengatakan, sidak dilakukan di tujuh banjar dari sepuluh banjar wilayah Kerobokan Kelod. Sidak dilakukan di Br. Taman dengan jumlah penduduk terjaring sebanyak 209 orang, Br. Pengabetan Kangin (49), Br. Dukuh Sari (49), Br. Batu Belig (120), Br. Semer (56), Uma Sari (22) dan Br. Uma Alas Kauh (156)/Balipost.

Dikatakan Gede Arta, di Kelurahan Kerobokan Kelod sidak rutin diadakan setiap bulan sekali dan tiap tiga bulan dilakukan sidak untuk orang asing. Hal ini dikarenakan wilayah ini merupakan wilayah pengembangan pariwisata. ‘Makanya penduduk pendatang baik penduduk asing maupun penduduk pendatang asal luar Bali sangat banyak yang menyerbu Kerobokan Kelod,’ katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Satpol PP Badung I Ketut Muliasa mengungkapkan Pemkab Badung setiap tahun rutin melaksanakan sidak penduduk di enam kecamatan. Untuk tahun 2009 ini sidak baru dilakukan di Kecamatan Kuta Utara, Kuta, Mengwi dan Abiansemal. Penduduk yang tanpa identitas dikenakan denda sebesar Rp 100 ribu atau kurungan 7 hari


Terkait Pasal “Bisnis” RTRWP : Krama Bali Harus Bersikap

April 17, 2009

pakelemMUNCULNYA pasal-pasal ‘bisnis’ pada Ranperda RTRWP Bali rupanya dikritisi juga oleh Kepala Pusreg Lingkungan Hidup Bali Nusra Ir. R. Sudirman, M.M. Dihubungi Kamis (16/4) kemarin, ia mengaku sudah mendengar paparan masalah RTRWP di gedung DPRD Bali. ‘Saya berharap jangan sampai perda ini disusun hanya mempertimbangkan kepentingan ekonomi yang pada akhirnya merugikan kepentingan penyelamatan alam. Antara aspek ekonomi dan penyelamatan alam Bali harus balance,’ tegasnya.

Untuk mencegah praktik membijaksanai aturan, RTRWP Bali mestinya juga mengatur sanksi secara khusus bagi pimpinan daerah yang salah merekomendasikan perizinan. Hal ini jarang kita dengar, karena kerap kali keputusan pimpinan daerah dianggap benar, padahal mungkin saja keputusan itu didasari kebijakan menyimpang. Oleh karena itu, krama Bali harus berani mengambil sikap jika pemimpinnya mengakomodasi investasi dengan melabrak aturan main.

Ahli geomorfologi Unud R. Suyarto juga mengingatkan agar komponen masyarakat di Bali diberi ruang yang terbuka untuk memberikan sumbang saran dalam membuat aturan terhadap wilayahnya. Bali sebagai pulau kecil memiliki kandungan risiko yang tinggi dari segi geografis, sehingga pemetaan fungsi tanah di Bali haruslah jelas. ‘Selama ini ada kesan tak ada pertimbangan ilmiah dalam menentukan kelayakan sebuah investasi. Ada kecenderungan kepentingan ekonomi mengalahkan agenda penyelamatan bumi Bali,’ ujarnya.

R. Suyarto juga mengatakan perlu adanya sebuah evaluasi yang utuh atas pengelolaan Bali dari sisi aturan dan implementasinya di lapangan. Sangat mungkin terjadi aturan main sudah ideal, namun konsistensi pejabat publik dalam meneggakkan aturan tak terbangun. (Balipost/044)


Bali Process Kedepankan Repatriasi

April 17, 2009

Negara-negara yang tergabung dalam Bali Process sepakat untuk mengedepankan langkah repatriasi dalam penanganan penyelundupan dan perdagangan manusia. 41 negara Bali Process dalam Konferensi Regional Ke-3 tentang penyelundupan dan perdagangan manusia di Nusa Dua, Rabu (15/4) berpandangan repatriasi merupakan langkah yang harus dikedepankan mengingat banyak alasan seseorang menjadi korban penyelundupan dan perdagangan manusia.

Menteri Luar Negeri Hasan Wirayuda menyatakan Negara-negara Bali Process kini sedang mengidentifikasi motif-motif penyebab penyelundupan dan perdagangan manusia. Apalagi setiap Negara memiliki akar masalah yang berbeda.

“Setiap Negara memiliki akar masalah berbeda, ada yang masalah ekonomi, sehingga dapat dilakukan repatriasi dengan memberikan pembekalan pelatihan, ada juga akibat perang sehingga tentunya sulit kondisinya,” ujar Hasan Wirayuda.

Hasan Wirayuda menyebutkan proses repatriasi tetap memperhatikan keinginan para korban dan kebijakan masing-masing Negara. Menurut Hasan Wirayuda, pada dasarnya upaya repatriasi di kawasan Asia-Pasifik akan lebih mudah daripada di kawasan Negara-negara Afrika dan Amerika Latin. (beritabali.com/mlt)


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.